LAPORAN KASUS
ASUHAN
KEPERAWATAN PADA TN “A” DENGAN STEMI DENGAN TINDAKAN PCI DIRUANG CVCU RUMAH SAKIT UMUM
Dr.
SYAIFUL ANWAR MALANG
No. Register : 11295510
Ruang : CVCU
Tgl MRS/Jam : 10/07/2016 jam 07.30 wib
Tgl Pengkajian Jam : 11/07/2016 jam 07.30 wib
Diagnosa Medis : STEMI
A. PENGKAJIAN
1. Identitas
a.
Biodata Klien
-
Nama : Tn.
“A”
-
Jenis Kelamin :
Laki-Laki
-
Umur : 67 tahun
-
Agama :
Islam
-
Suku/Bangsa :
Jawa/Indonesia
-
Pendidikan : SD
-
Pekerjaan : Petani
-
Alamat : DS Ganjaran RT 2/1 Gondang
Legi Malang
b.
Biodata Penanggung jawab
-
Nama : ny. “H”
-
Jenis Kelamin :
Perempuan
-
Umur : 38
tahun
-
Agama :
Islam
-
Suku/Bangsa :
Jawa/Indonesia
-
Pendidikan : SD
-
Pekerjaan :
Pedagang
-
Alamat : DS Ganjaran RT 2/1 Gondang
Legi Malang
-
Hubungan dengan klien : Anak Klien
2. Riwayat Kesehatan
a.
Keluhan Utama
Klien mengatakan sesak nafas dan nyeri dada Sebelah kiri
b.
Riwayat Penyakit Sekarang
1.
Alasan Masuk Rumah Sakit
Pada tanggal 10 juli 2016 jam
wib saat klien hendak
beristirahat pada saat itu
klien tiba-tiba merasakan (nyeri) seperti ditekan benda berat di bagian dada kiri terasa seperti
ditusuk-tusuk, skala nyeri klien 7-8 nyeri berat, meskipun diistirahatkan nyeri
dan rasa berat pada dada sebelah kiri tidak bisa hilang, kemudian oleh keluarga
klien dibawa ke rumah sakit dr saiful anwar malang. Klien sampai di IGD
RSSA Malang jam 10.30 setelah diobservasi dan diberikan terapi maka pada tanggal 11 juli 2016 jam 04.15 wib klien dipindahkan ke ruang CVCU bed 4 yang sekarang ditemapati klien.
2.
Keluhan Saat Didata
Klien mengatakan, lemah, cepat lelah, tampak terpasang kanul nasal 4 lpm, tampak
terpasang kateter dengan UP 150cc.
c.
Riwayat Penyakit Dahulu
Klien mengatakan tidak pernah mengalami penyakit seperti ini sebelumyna, klien juga mengatakan kalau memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
Genogram
Keterangan
:
Klien memiliki 4 orang anak, semuanya telah menikah dan satu diantaranya
tinggal terpisah dengan klien, sementara klien tinggal bersama istrinya dan 3 orang anaknya.
Data Psikologis
a.
Status emosi
Klien mengatakan menerima keadaannya saat ini dan berharap penyakitnya tidak menjadi lebih parah sebagaimana
yang dialami oleh orang lain, maka dari itu klien selalu mematuhi setiap
tindakan perawatan dan pengobatan yang dilakukan terhadap dirinya.
b.
Konsep diri
1.
Body Image
Klien memandang dirinya sebagai seorang yang sakit yang membutuhkan
pertolongan, sehingga klien memiliki motivasi yang baik untuk sembuh
2.
Self Ideal
Sebagai seorang yang sakit yang membutuhkan pertolongan
klien mengatakan memiliki kemauan yang tinggi untuk sembuh dan kembali sehat seperti dulu lagi
3.
Self eksteem
Klien mengatakan tidak merasa harga dirinya menjadi rendah karena penyakit adalah sebuah cobaan dari Allah swt
dan setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya sakit hanya saja yang membedakan adalah berat ringannya penyakit dan kesabaran dalam menghadapinya
4.
Role
Klien
mengatakan dengan penyakit yang dihadapinya sekarang klien tidak bisa lagi
melaksanakan perannya sebagai seorang suami dan kepala rumah tangga yang biasanya setiap hari mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari
keluarganya.
5.
Identity
Klien
mengatakan tidak merasa kehilangan atau terganggu identitas dirinya sebagai orang tua ataupun kakek dari cucu-cucunya serta identitasnya sebagai warga masyarakat
3. Data Sosial
a.
Pendidikan
Klien adalah seorang petani yang hanya tamatan SD sehingga dalam kehidupan soaial klien
tidak memiliki status sosial yang tinggi
b.
Sumber penghasilan
Klien mengatakan bahwa sumber penghasilan yang digunakan
untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari
adalah dari hasilnya
sendiri
menjadi petani.
c.
Pola Komunikasi
Pola komunikasi yang dilakukan dalam keluarga adalah
dengan musyawarah dan mufakat pada waktu-waktu tertentu, misalnya sehabis sholat magrib atau isya
d.
Peran Sosial
Klien mengatakan tidak memiliki peran strategis dalam
kehidupan bermasyarakat.
4. Data Spiritual
Klien mengatakan selama dirumah sakit tetap dapat
melakukan ibadah walaupun dengan
berbaring serta tetap berdoa untuk kesembuhan petnakitnya
5. Pola Aktifitas
|
POLA AKTIVITAS
|
DIRUMAH
|
DIRUMAH SAKIT
|
|
1.
Pola nutrisi
-
Makan
-
Minum
|
Klien mengatakan makan 3 kali sehari dengan jenis
makanan nasi dan lauk pauk, klien tidak memiliki masalah dengan makanan serta
tidak memiliki makanan pantangan
Minum ±7-8 gelas perhari air putih memiliki kebiasaan minum teh atau kopi
|
Klien makan 3 kali sehari dari menu yang disajikan rumah sakit, satu porsi dapat
dihabiskan dan tidak memiliki masalah
dalam hal makanan
Klien minum air putih ± 4-5 gelas sehari, klien mendapatkan program
pengaturan cairan .
|
|
2.
Eliminasi
-
BAB
-
BAK
|
Klien mengatakan kebiasaan BAB 1 kali sehari namun
kadang-kadang 1 kali 2 hari, konsistensi lembek, warna kuning dan bau khas
feces klien tidak meiliki masalah dalam BAB
Klien mengatakan biasa BAK 3-4 kali perhari warna
kuning kadang jernih, bau khas, klien tidak memiliki masalah dalam BAK
|
Klien mengatakan belum BAB selama masuk rumah sakit
sejak 3 hari yang lalu
Tampak terpasang kateter dengan UP 150 cc, warna kuning pekat dan, bau khas urine.
|
|
3.
Aktivitas
|
Klien mengatakan biasa dirumah mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya
|
Klien hanya berbaring ditampat tidur ruang perawatan dan tidak dianjurkan untuk
melakukan mobilisasi berlebihan karena masih pada proses pemulihan, ADL dibantu.
|
|
4.
Istirahat/tidur
|
Klien mengatakan
jarang tidur siang dan tidur malam jam 21.00 samapi jam 04.00
subuh, klien dapat tidur dengan
nyenyak
|
Klien mengatakan dapat tidur seperti pola tidur
dirumah bahkan lebih, namun sesekali
terbangun karena kegiatan tindakan diruang rawat
|
|
5.
Personal hygiene
|
Klien biasa mandi 2 kali sehari pagi dan sore dengan
sabun dan sikat gigi sekali saja
|
Klien tetap diseka 2 kali sehari dan sikat gigi
|
|
6.
Ketergantungan
|
Dalam memenuhi seluruh pola aktivitas klien dapat
melakukannya secara mandiri.
|
Dalam pemenuhan ADL klien selalu dibantu oleh keluarga
karena pasien belum diperbolehkan untuk melakukan ambulasi secara berlebihan
|
6. Pemeriksaan Fisik
a.
Keadaan Umum : lemah
b.
Kesadaran :
Composmentis GCS : 456
c.
Keadaan Fisik
1.
Tinggi Badan : 168cm
2.
Berat Badan : 48kg
d.
Tanda-tanda vital
1.
Tensi :130/60mmHg
2.
Nadi :89x/mnt
3.
Suhu :36,70C
4.
Respirasi : 25x/mnt
e.
Kepala
1.
Wajah
Bentuk normochepal, kebersihan baik
2.
Rambut
Bersih tidak berketombe
3.
Kulit Kepala
Bersih tidak ada lesi, tidak ada massa pada kulit kepala
4.
Mata
Konjungtiva merah muda, sclera tidak pucat, penglihatan
masih baik, tidak ditemukan kelainan pada mata
5.
Hidung
Bersih, tidak ada polip, penciuman baik masih mampu membedakan bau dan
wangi, tidak teraba massa, tidak terdapat pernapasan cuping hidung
6.
Telinga
Bentuk simetris, tidak ada serumen, kebersihan baik,
pendengaran masih baik
7.
Mulut
Mukosa mulut lembab, bibir tampak lembab, gigi dan geligi
sebagaian telah tanggal
8.
Lidah
Bersih, tidak ada hiperemi, masih mampu membedakan
beberapa macam rasa
9.
Leher
Tidak tampak peninggian JVP
f.
Dada dan thorak
1.
Inspeksi :tampak tarikan dinding dada, sesak napas
2.
Palpasi : Tidak teraba massa, tidak terdapat nyeri tekan
3.
Perkusi : Terdengar suara sonor pada dinding dada
4.
Auskultasi :Terdengar bunyi jantung S1 dan S2 tunggal
g.
Abdomen
1.
Inspeksi : Bentuk flat tidak ada distensi abdomen
2.
Auskultasi :
Bising usus (+), frekwensi 15 kali/menit
3.
Perkusi: terdapat suara sonor pada regio kuadran bawah
dan regio kiri atas serta suara pekak pada regio kanan atas
4.
Palpasi : tidak
teraba adanya massa pada
masing-masing kuadran tidak teraba adanya pembesaran hati
h.
Ekstremitas
1.
Atas
Klien mengangkat tangan dengan
hati-hati, tidak
terdapat hemiplegia
pada kedua ekstremitas, kekuatan
otot 5
2.
Bawah
3.
Tidak
terdapat
hemiplegia pada ekstremitas kanan, kekuatan otot 5
i.
Genetalia
Tidak dilakukan pengkajian
7. Data Penunjang
Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 10/07/2016
|
Pemeriksaan
|
Hasil
|
Nilai normal
|
|
Enzim jantung
Troponin
I
Enzim jantung
-
CK
MC
Elektrolit
-
Natrium
-
Kalium
-
klotida
|
12,19 g/dl
378U/L
138 mmol/L
4,31 mmol/L
107 mmol/L
|
Negative < 1.0
39-30
136-148 mmol/L
3,5-5,0 mmol/L
98-106 mmol/L
|
8. Terapi
02
4lpm
Infus
ns 0,9% 500 cc/24 jam
Drip dobutamin 8 gram
Drip heparin 250 gram
Injeksi
lansoprazole 30 mg
Injeksi
ondanseton 4 mg
Injeksi ceptriaxon 1 gram
9.
Data Senjang
Subyektif
-
Klien mengeluh
nyeri dada kiri
P :nyeri setelah
beraktifitas dan tidak biasa
berkurang dengan istirahat
Q : nyeri seperti ditusuk-tusuk
R : didada kiri
S : Skala berat (7-8)
T : saat aktivitas
dan istirahat
-
klien mengatakan lemah, cepat lelah.
Obyektif
-
klien
meringis
-
klien
tampak lemah hanya berbaring di tempat tidur.
-
TD : 130/60 mmHg
-
N : 89x/menit
-
R : 25x/menit
-
Tampak
terpasang kanul nasal dengan 4 lpm
-
ADL dibantu
-
Klien hanya bedrest ditempat tidur
B. ANALISA DATA
Nama : Tn “M”
Ruang : CVCU
No. Register
: 11299132
|
No
|
Tgl
|
Analisa Data
|
Etiologi
|
Masalah
|
|||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|||||||||
|
|
|
S : klien
mengatakan lemah, cepat lelah
O :
-
Klien
mengatakan lemah
-
Akral
dingin
-
terpasang
kateter dengan produksi urin 150 cc
- TD : 130/60 mmHg
- N : 89x/menit
- R : 25x/menit
|
Factor yang dapat dimodifikasi (merokok,
alcohol, hipertensi, diabetes.)
Kandungan bercampur dengan darah
Aliran darah koroner menurun
Kematian jaringan
Penurunan aliran darah
penurunan cardiac output
|
Penurunan curah jantung
berhubungan dengan infark otot jantung
|
|||||||||
|
|
|
S : klien mengatakan lemah
O :klien tampak lemah
-
Klien
hanya berdiam diri ditempat tidur
-
klien dibantu untuk makan minum dan minum
obat.
|
Factor yang dapat dimodifikasi (merokok,
alcohol, hipertensi, diabetes.)
Kandungan bercampur dengan darah
Aliran darah koroner menurun
Kematian jaringan
Penurunan aliran darah
Gangguan aktifitas fisik
|
Ganguan aktivitas fisik
berhubungan dengan kelemahan, fisik.
|
|||||||||
|
|
|
S:
Klien
mengatakan lemah
O:
Klien
lemah,
Klien
dibantu dalam makan minum, dan minum obat
TTV
:
- TD : 130/60 mmHg
- N : 89x/menit
- R : 25x/menit
|
Factor yang dapat dimodifikasi (merokok,
alcohol, hipertensi, diabetes.)
Kandungan bercampur dengan darah
Aliran darah koroner menurun
Kematian jaringan
Penurunan aliran darah
Defisit perawatan diri
|
|
C. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
Nama : Tn “A”
Ruang : CVCU
No. Register :
|
Diagnosa Keperawatan
|
Tujuan
|
Rencana tindakan
|
Rasionalisasi
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
Penurunan
curah jantung berhubungan dengan infark otot jantung
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam kriteria :
- Ferfusi jaringan cardio membaik
|
1.
Auskultasi
suara jantung
2.
Batasi
aktifitas yang dapat memperberat kerja jantung
3.
Monitoring
ttv
4. Mengedukasi klien dan keluarga
klien untuk terus minum obat seumur hidup.
|
1. Untuk mengetahui suara jantung tambahan, s3, s4.
2. Untuk meringankan kerja jantung.
3. Untuk memantau cardiac output
4. Untuk mencegah kekambuhan
|
|
Gangguan mobilitas
fisik berhubungan dengan kelamahan fisik
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam diharapkan mobilisasi klie klien terpenuhi dengan kriteria hasil:
- Klien meningkat dalam aktifitas
fisiknya
|
1.
Monitoring
vital sign
2.
Membantu
pasien mobilisasi dan kebutuhan dasar klien
|
1.
Untuk
monitoring vital sign klien
2.
Membantu
mobilisasi klien
3.
Untuk
monitoring vital sign klien
|
|
Deficit
perawatan diri
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam diharapkan perawatan diri klien terpenuhi dengan kriteria hasil:
-
Klien
tampak bersih
-
Klien
merasa nyaman.
|
-
Menyeka
klien 2 kali sehari
-
Membantu
klien makan minum
-
Membantu
klien minum obat.
|
-
Untuk
kebersihan diri kilen
-
karena
klien harus bedrest total maka klien dalam hal makan minum obat, harus tetap
dibantu
|
D. IMPLEMENTASI
Nama : Tn “A”
Ruang : 5
No. Register :
11299132
|
No
|
Tgl
|
No. Dx
|
Implementasi
|
Paraf
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
6
|
|
1
|
11/07/11
12/07/16
|
I
II
III
I
II
III
|
-
Auskultasi
suara jantung
-
Batasi
aktifitas yang dapat memperberat kerja jantung
-
Monitoring
ttv
-
Lakukan
penilaian sirkulasi ferifer
-
Edukasi
klen untuk minum obat seumur hidup
-
Monitoring
vital sign
-
Membantu
pasien untuk tirah baring.
-
Menyeka
klien 2 kali sehari
-
Membantu
klien makan minum
-
Membantu
klien minum obat.
-
Auskultasi
suara jantung
-
Batasi
aktifitas yang dapat memperberat kerja jantung
-
Monitoring
ttv
-
Lakukan
penilaian sirkulasi ferifer
-
Edukasi
klen untuk minum obat seumur hidup
-
Monitoring
vital sign
-
Membantu
pasien untuk tirah baring.
-
Menyeka
klien 2 kali sehari
-
Membantu
klien makan minum
-
Membantu
klien minum obat.
|
|
E. EVALUASI
|
No
|
Tgl
|
No. Dx
|
Evaluasi
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
1.
|
11/07/16
|
I
|
S :
-
klien
mengatakan hanya berdiam diri ditempat tidur
-
Klien
mengatakan faham dan akan meminum obat dengan rutin
O :
-
Klien
dibantu dalam makan, minum, mobilisasi, dan minum obat,
-
Bunyi
jantung normal S1, S2 tunggal tidak ada bunyi jantung tambahan.
-
Akral
hangat.
-
Klie
faham dan akan meminum obatnya dengan rutin dirumah.
-
TD : 120/66 mmHg
-
N : 80 x/menit
-
Suhu : 360C
-
R : 22
x/menit
A : Masalah teratasi
sebagian
P : intervensi
dilanjutkan
|
|
|
|
II
|
|
|
3.
|
|
III
|
S : klien
mengatakan baru pulang rehab
jantung
O : klien tampak pergi rehab
jantung
ADL dibantu
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan semua intervensi
|
|
4.
|
12/07/16
|
I
|
|
|
5.
|
|
II
|
S : klien mengatakan
hanya beristirahat
ditempat tidur
O : klien tampak istirahat di
tempat
tidur, akral angat,
Semua kebutuhan ADL dibantu
A : Masalah teratasi
semua
P : intervensi
dihentikan
|
|
6.
|
|
III
|
S : klien
mengatakan baru pulang rehab
jantung
O : klien tampak pergi rehab
jantung
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan semua intervensi
|
No comments:
Post a Comment